Selasa, 7 Juli 2026 -Implementasi metode simulasi klinis memegang peranan krusial dalam menjembatani pengetahuan teoretis dan kompetensi prosedural mahasiswa keperawatan. Pemanfaatan manekin simulator berdaya presisi tinggi (high-fidelity simulator), seperti Nursing Anne, dirancang untuk memfasilitasi skenario pembelajaran praktikum yang kompleks dan realistis.
Melalui media ini, mahasiswa dapat terpapar secara langsung pada penatalaksanaan berbagai kasus klinis kritis, mencakup kegawatdaruratan medik, gangguan sistem pernapasan, instabilitas hemodinamik, serta serangkaian tindakan invasif tingkat lanjut—seperti intubasi endotrakeal, pemasangan kateter urine, dan pemasangan selang nasogastrik (nasogastric tube).
Uji coba dan kalibrasi perangkat simulator ini dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari penjaminan mutu operasional di Laboratorium Keterampilan (Skill Lab). Kegiatan rutin tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan fungsi perangkat, menjaga validitas skenario klinis yang dijalankan, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan adaptif. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan manekin simulator ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efikasi diri, penguasaan keterampilan psikomotorik, dan ketajaman penalaran klinis peserta didik sebelum berhadapan langsung dengan pasien di tatanan layanan kesehatan nyata.

Leave a Reply